Senin, 08 Juni 2009

Interogasi Pasangan Video Mesum di Makasar

Interogasi Pasangan Video Mesum di Makasar

Belum tuntas kasus pelecehan seks oleh polisi, yang rekamannya tersebar luas di Makassar, kini muncul lagi satu rekaman pelecehan seks yang dilakukan oleh sekelompok pemuda pada pasangan muda-mudi yang mereka gerebek usai berhubungan intim di tempat umum. Peredarannya kini mulai tersebar di ponsel-ponsel warga Makassar, Minggu (31/5/2009).

3gp Video rekaman dari kamera ponsel berdurasi 8 menit 46 detik ini menampilkan dua sejoli sedang diinterogasi oleh tiga pemuda dalam sebuah ruangan, sedangkan satunya lagi merekam aksi main hakim sendiri yang dilakukan oleh ketiga kawannya. Ketiga penginterogasi itu bahkan beberapa kali menampar sang pria mesum. Sedangkan, sang perempuan yang belum berpakaian lengkap, sempat jatuh pingsan begitu mendapat bentakan.

Dari rekaman ini juga terungkap, sang pria mesum berinisial ST dan perempuannya berinisial BT. Setelah dipaksa ST mengaku telah berhubungan intim dengan kekasihnya dan mengaku tinggal di Kampung Tirasa, Sudiang, Makassar.

Sedangkan BT yang masih belia ini mengaku saat digerebek, baru pertama kali melakukan hubungan intim.

“Ini juga sebenarnya saya tidak mau, cuma si ST ini yang memaksa.” tutur BT sambil berlinang air mata dan memukul kekasihnya.

Rekaman ini hampir mirip dengan rekaman yang pernah dibuat oleh anggota
Polwiltabes Makassar. Keduanya menampilkan aksi interogasi dan mengancam akan membawa ke kantor polisi.

“Pilih mana, ke kantor, ke pak Imam, atau ke rumah orang tua perempuan ini?” hardik sang pemuda yang disertai geplakan.

Dari informasi yang diperoleh, aksi penggerebekan ini direkam di salah satu stadion futsal di wilayah Sudiang, Makassar, dan diperkirakan terjadi sekitar dua minggu yang lalu.

Kepala Kepolisian Resor Makassar Timur, Ajun Komisaris Besar Polisi Mansjur mengaku belum mengetahui adanya rekaman tersebut. Menurutnya, pihaknya akan segera melakukan penyelidikan atas peredaran video rekaman itu.

“Saya belum tahu adanya rekaman itu. Namun, jika ternyata sudah beredar kami akan melakukan penyelidikan,” ujar Masjur. Ia mengatakan, Kepolisian Sektor Kota Biringkanaya juga melakukan penyelidikan itu. Pasalnya, diduga lokasi direkamnya gambar pasangan kekasih itu berada di wilayah hukum Polsekta Biringkanaya.

Kepala Bidang Humas Polda Sulsel dan Sulbar, Komisaris Besar Polisi H Hery Subiansauri mengharapkan agar masyarakat tidak tepengaruh peredaran video rekaman itu. Menurutnya, polisi saat ini sedang melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku perekam dan menyebarluaskan ke tengah masyarakat. Hingga sore kemarin, video rekaman tersebut kian menyebar luas di warga Makassar. Pengambilan gambar tersebut diduga dilakukan beberapa pekan lalu.

1 komentar: